Berkenalan dengan Clothdiapers

Label: , , , , ,

Oleh Humayroh
Clothdiapers, bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Tapi, masih banyak juga loh yang belum mengenal apa itu clothdiapers! Makanan apaan sih clothdiapers itu? Gubrakk!
So, memang benar apa kata pepatah: “Tak kenal, maka tak sayang.” Maka dari itu, tulisan singkat ini berusaha mengenalkan clothdiapers kepada para pembaca sekalian, khususnya yang belum mengenal benda ini.
Pengertian Clothdiapers
Bila diterjemahkan secara harfiah, maka clothdiapers berarti popok kain. Saya yakin anda pasti kenal dengan popok kain segi empat, terbuat dari kain tetra, dan bertali, seperti yang biasa dipakai bayi yang baru lahir. Nah, secara istilah, ini juga termasuk clothdiapers.
Kalau saya punya istilah sendiri untuk popok kain bertali seperti itu, yaitu old fashioned clothdiapers ,alias popok kain versi jadul. Eit, biar jadul tapi saya yakin masih banyak penggunanya, dan banyak pula manfaatnya buat kita lho! Nah, clothdiapers yang akan kita bahas dalam blog ini adalah modern clothdiapers, yaitu popok kain yang didesain hingga bisa menahan cairan pipis si kecil selama beberapa waktu, sehingga tidak rembes atau bocor. Fitur inilah yang tidak ada pada old fashioned clothdiapers aka popok kain jadul. ^_^
Komponen Clothdiapers
Modern clothdiapers mempunyai dua komponen utama; yaitu cover yang berfungsi sebagai sampul luar dan lapisan anti bocor, dan insert sebagai penyerap cairan kemih. Dua komponen inilah yang selalu ada pada setiap clothdiapers, walaupun dalam desain yang beraneka rupa.
                 
Lapisan anti bocor clothdiapers
Insert/penyerap

Plus Minus Clothdiapers

Keunggulan yang ditawarkan oleh clothdiapers antara lain:
·         Kenyamanan, karena clothdiapers terbuat dari bahan yang cocok untuk tekstur kulit anak.
·         Ramah lingkungan, karena tidak ada limbah samping yang dihasilkan dari penggunaan clothdiapers.
·         Ekonomis,  karena clothdiapers bisa dicuci ulang, dan tentu saja bisa diturunkan kepada anak berikutnya.
Kekurangan yang biasanya dijumpai oleh para pengguna clothdiapers ini antara lain:
·         Investasi awal yang cukup besar. Walaupun sifatnya relatif bagi setiap keluarga, namun harus diakui bahwa modal yang diperlukan untuk membeli clothdiapers cukup besar. Terutama bila si orang tua ingin memakaikan clothdiapers sepenuh waktu (full time) bagi anaknya.
·    Kurang praktis. Bila dibandingkan dengan popok sekali pakai (disposable diapers) yang diminati oleh banyak orang tua, jelas clothdiapers ini kalah praktis.

Demikianlah perkenalan kita dengan clothdiapers. Dalam tulisan berikutnya, insya Allah kita akan mengulas sejarah clothdiapers dan perkembangannya, bahan-bahan clothdiapers, Jenis-jenis clothdiapers, serta banyak lainnya hal tentang clothdiapers. Sementara ini, idenya masih berputar-putar di kepala saya. Hehe. ^_^ Jadi, jangan lupa berkunjung lagi ke humayroh.com ini ya!

kembali ke daftar artikel

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar